Tax & Service Configuration
SaaS Hierarchical Control & Overriding Model
1. Overview

Tax & Service Configuration adalah modul yang digunakan untuk mengatur bagaimana pajak (Tax) dan biaya layanan (Service Charge) diterapkan pada transaksi di dalam sistem.
Konfigurasi ini memengaruhi:
Nilai transaksi
Grand total pembayaran
Dasar perhitungan poin loyalty
Modul ini dirancang dengan pendekatan SaaS multi-tenant, sehingga mampu mendukung kebutuhan bisnis yang terpusat maupun terdesentralisasi.
2. Business Purpose
Dalam sistem dengan banyak branch dan merchant, kebutuhan pengaturan pajak dan service dapat berbeda-beda, tergantung pada:
Regulasi lokal
Kebijakan internal perusahaan
Model operasional merchant
Oleh karena itu, sistem menyediakan mekanisme hierarchical control, yang memungkinkan pengaturan dilakukan secara fleksibel namun tetap terkontrol.
3. Organizational Hierarchy
Sistem mengenal tiga level organisasi utama:
Corporate
Level tertinggi dan berfungsi sebagai default configuration.Branch
Representasi cabang operasional dari corporate.Merchant
Unit paling bawah yang melakukan transaksi langsung dengan end customer.
Pengaturan Tax & Service dapat diterapkan berdasarkan hierarki ini, tergantung pada Point System Mode yang aktif.
4. Point System Mode

Point System Mode menentukan siapa yang berhak mengatur Tax & Service, sekaligus memengaruhi:
Perilaku sistem
Alur perhitungan transaksi
Ketersediaan fitur di UI
Terdapat dua mode:
Decentralize
Centralize
5. Decentralize Mode
Distributed Configuration Control
Pada Decentralize Mode, kontrol pengaturan Tax & Service didistribusikan hingga level merchant.
5.1 Feature Availability
| Level | Tax & Service Menu |
|---|---|
| Corporate | Available |
| Branch | Available |
| Merchant | Available |
5.2 Overriding Behavior
Sistem menggunakan mekanisme override dengan fallback.
Urutan pembacaan konfigurasi:
Merchant
Branch
Corporate
Level terendah yang memiliki konfigurasi aktif akan digunakan. Jika suatu level tidak memiliki konfigurasi, sistem otomatis mengikuti level di atasnya.
Konfigurasi yang tidak diisi dianggap sebagai inherit, bukan error.
5.3 Example Scenario
Corporate: Tax 11%, Service 10%
Branch A: Tax 10%, Service 8%
Merchant X: Tax 12%, Service 5%
Merchant Y: Tidak mengisi konfigurasi
Result:
Merchant X menggunakan konfigurasi Merchant
Merchant Y menggunakan konfigurasi Branch
Jika Branch tidak memiliki konfigurasi, sistem akan menggunakan Corporate
6. Centralize Mode
Centralized Governance Model
Pada Centralize Mode, seluruh pengaturan Tax & Service dikontrol penuh oleh Corporate.
6.1 Feature Availability
| Level | Tax & Service Menu |
|---|---|
| Corporate | Available |
| Branch | Not Available |
| Merchant | Not Available |
Menu Tax & Service tidak ditampilkan di Branch dan Merchant.
6.2 System Behavior
Corporate menjadi single source of truth
Tidak ada override
Tidak ada fallback
Semua transaksi menggunakan konfigurasi Corporate
6.3 Business Rationale
Mode ini cocok untuk:
Enterprise dengan kebijakan pajak seragam
Kebutuhan audit dan compliance
Kontrol keuangan terpusat
Mengurangi risiko kesalahan operasional
7. Include vs Exclude Tax & Service
Pengaturan ini menentukan cara pajak dan service diterapkan pada harga:
Include: Pajak dan service sudah termasuk dalam harga
Exclude: Pajak dan service ditambahkan setelah harga dasar
Aturan ketersediaan:
Decentralize: Mengikuti mekanisme override
Centralize: Hanya tersedia di Corporate
8. Loyalty Point Calculation
Toogle Before Tax vs After Tax Calculation

Pengaturan Before / After Tax & Service digunakan untuk menentukan nilai dasar perhitungan poin membership, khususnya untuk transaksi yang berasal dari integrasi eksternal (off-app transaction).
8.1 Scope Penggunaan
Penting untuk dipahami bahwa:
Tax & Service Configuration digunakan untuk:
Transaksi yang terjadi di dalam aplikasi (on-app transaction)
Perhitungan harga, pajak, service, dan grand total

Before / After Tax & Service Toggle digunakan untuk:
Menentukan berapa poin yang akan diberikan ke membership
Berlaku untuk transaksi dari sistem eksternal / integrasi luar
Tidak memengaruhi nilai transaksi di aplikasi

Dengan kata lain:
Tax & Service = mengatur nilai transaksi di aplikasi
Before / After Toggle = mengatur basis poin untuk transaksi luar
8.2 Before Tax & Service
Jika dipilih Before Tax & Service:
Poin dihitung dari nilai transaksi sebelum pajak dan service
Cocok untuk skema loyalty yang ingin memberikan poin dari nilai net

Contoh:
Nilai transaksi eksternal: 1.000.000
Pajak & service (referensi): 21%
Basis poin: 1.000.000
8.3 After Tax & Service
Jika dipilih After Tax & Service:
Poin dihitung dari nilai transaksi setelah pajak dan service
Cocok untuk skema loyalty yang ingin memberikan poin dari nilai gross

Contoh:
Nilai transaksi eksternal: 1.000.000
Pajak & service (referensi): 21%
Basis poin: 1.210.000
8.4 Important Notes
Toggle ini tidak menambahkan atau mengurangi pajak
Toggle ini tidak mengubah grand total transaksi
Toggle ini hanya menentukan basis perhitungan poin
Nilai pajak & service hanya digunakan sebagai referensi perhitungan poin
9. Decision Matrix
| Scenario | Tax & Service Source |
|---|---|
| Decentralize + Merchant configured | Merchant |
| Decentralize + Merchant not configured | Branch |
| Decentralize + Branch not configured | Corporate |
| Centralize (any case) | Corporate |
11. One-Line Explanation
Decentralize: Setiap merchant bisa memiliki aturan sendiri dengan fallback ke level atas
Centralize: Semua aturan pajak dikontrol penuh oleh Corporate
Was this article helpful?
That’s Great!
Thank you for your feedback
Sorry! We couldn't be helpful
Thank you for your feedback
Feedback sent
We appreciate your effort and will try to fix the article